Artikel ini diposting oleh William
Setelah 1 tahun lebih proses pengembangan Firefox 3 (Fx 3), akhirnya kemarin secara resmi Firefox 3 dirilis juga. Bahkan ga tanggung-tanggung, niat untuk memecahkan rekor dengan jumlah download software terbanyak dalam 24 jam pun ingin ditorehkan oleh Mozilla. Keren!!!
Saya akan sedikit membahas mengenai Fx 3 kali ini.
Dari sisi penampilan, perubahan yang ditunjukkan dari Firefox 3 tidak terlalu mengesankan bagi saya. Dengar-dengar dari situs lain, Fx 3 sudah mengintegrasikan diri dengan themes pada operating system yang digunakan. Misalnya pada Windows Vista, Fx 3 akan mengintegrasikan diri dengan themes Aero Glass-nya. Pada Mac OS X dengan themes Aqua-nya. Sedangkan saya, menggunakan XP themesnya masih seperti dulu dan bisa dilihat di screenshot di atas. Tombol Back sendiri diperbesar dan icon-icon diperbarui. Terlihat lebih simple dibanding Fx 2. Tapi apalah arti sebuah penampilan standard bila banyak themes yang unik yang tersedia.
Selain itu juga dapat terlihat pada address bar-nya, perubahan signifikan telah ditanamkan dalam Fx 3 ini. Sama seperti Opera 9.5 yang dirilis beberapa hari yang lalu, Fx 3 juga menanamkan fungsi mencari keyword dari situs-situs web yang sudah pernah dikunjungi. Cukup masukkan sebuah keyword, Fx 3 otomatis akan menampilkan semua alamat, judul halaman ataupun bookmark yang mengandung keyword tersebut. Cukup membantu bagi yang ingin mencari halaman web yang pernah dikunjungi tapi lupa alamat web tersebut secara lengkap.
Favicon yang terdapat tepat di ujung kiri address bar dapat diklik untuk menunjukkan status website yang dikunjungi apakah terenkripsi atau tidak. Selain itu terdapat tanda bintang di sebelah kanan address bar yang berguna untuk melakukan bookmark secara cepat.
Beralih ke masalah back-end. Justru kebanyakan perkembangan Fx 3 adalah dari sisi back-end. Ratusan memory leak sudah ditutup dan ini terbukti dengan menggunakan Fx 3, browsing rasanya lebih ringan dan tidak terbeban masalah memory RAM yang terlalu banyak seperti Fx 2 terdahulu. Bahkan dengan banyak tabs pun tidak terlalu mempengaruhi kinerja Fx 3, padahal saat saya menggunakan Fx 2 dan membuka banyak tabs sekaligus akan menimbulkan lag atau not responding dalam frekuensi yang sangat sering. Begitu pula dengan kecepatan saat start-up Fx 3 yang lebih cepat dibanding sebelumnya.
Membuka halaman web pun terasa lebih cepat. Selain itu berdasarkan informasi yang saya baca di web lain, Fx 3 memiliki kecepatan 3-4 kali lebih cepat dibanding Fx 2 dalam hal pemrosesan JavaScript dan rendering web, dan 6-7 kali lebih cepat dibanding IE 7. Dan ini memang terbukti setelah saya menggunakan Fx 3 ini ke halaman-halaman yang menggunakan cukup banyak JavaScript seperti Yahoo! dan Facebook.
Yang tak kalah menarik adalah bahwa Fx 3 sudah mampu melalui tes Acid2 secara sempurna dan memperoleh nilai 71 dari tes Acid3. Hal ini berarti Fx 3 sudah cukup mendukung banyak standar web yang ditetapkan sebelumnya seperti CSS 2 dan JavaScript. Bahkan penggunaan CSS 3 yang masih belum secara resmi dikeluarkan juga terlihat lebih baik daripada Fx 2, terlihat ketika saya menulis entry ini. Button-button yang ditampilkan pada WordPress menggunakan border-radius dan ditampilkan oleh Fx 3 dengan sangat halus, tidak seperti Fx 2 yang masih terlihat alias atau kegagalan membentuk lingkaran pada salah satu pojok.
Saat installasi, ada sedikit masalah yang saya temukan. Beberapa bookmarks menghilang, bahkan dalam beberapa kasus teman saya semua bookmarks-nya menghilang. Kemudian tentu saja masalah addons yang belum semuanya diperbaiki untuk mendukung Fx 3. Dari 19 addons yang saya install di Fx 2, terdapat 8 addons yang tidak compatible dengan Fx 3. Dari 8 addons tersebut, 6 di antaranya dapat diupdate, sedangkan 2 sisanya tidak ditemukan update karena memang tidak berada di bawah kumpulan addons Fx 3 yang resmi. Dan kebetulan, saya memang men-disable ketiga addons tersebut sejak Fx 2 saya karena memang jarang digunakan. Add-ons terpenting bagi saya sendiri adalah Firebug yang digunakan untuk menganalisis desain web, sayangnya sampai saat ini masih berada dalam tahap beta walau dapat digunakan dengan beberapa bug.
Sejauh ini Fx 3 menunjukkan keunggulannya dan membuat saya cukup terpesona. Kehilangan bookmarks bukan menjadi masalah besar dan sebanding dengan kinerja yang saya dapatkan dari Fx 3. Dan yang paling seru adalah karena saya juga berpartisipasi dalam membuat rekor download Fx 3 terbanyak dalam 24 jam dan mendapat sertifikat untuk itu. Yah, walau tidak bisa digunakan untuk apapun, paling tidak sertifikat itu bisa jadi kenang-kenangan karena sudah ikut memecahkan rekor dunia. Saat saya menulis blog ini sendiri, jumlah download sudah mencapai 7,3 juta downloads dan akan terus bertambah untuk 1 jam ke depan.
What to say anymore? I’m speechless at least…
Links :

0 comments:
Post a Comment