Blog ini berisikan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan bidang Information Technology (IT),pendidikan, tutorial, artikel, tips-tips serta pembelajaran TIK. Semuanya gratis dan free to download ^_^

Showing posts with label Microsoft Powerpoint. Show all posts
Showing posts with label Microsoft Powerpoint. Show all posts

Membuat Presentasi dengan Impress

Memiliki ide barangkali adalah hal yang luar biasa. Akan tetapi, bisa menyampaikan suatu ide akan jauh membuat ide tersebut lebih berguna.

Bagaimana menyampaikan ide bukan perkara gampang. Salah satu caranya adalah dalam bentuk tertulis dan kemudian mempresentasikannya. Salah satu alat bantu presentasi yang handal adalah OpenOffice.org Impress, aplikasi presentasi yang kompatibel dengan Microsoft PowerPoint.

Dengan Impress, Anda dapat membuat presentasi dengan mengikuti berbagai template yang telah disediakan. Walau demikian, Impress juga dapat digunakan untuk membuat presentasi dari nol. Presentasi dapat dibuat menjadi lebih menarik dengan penambahan berbagai objek. Dan pada akhirnya, presentasi yang Anda buat dapat dengan mudah diekspor ke format PDF ataupun disimpan sebagai halaman web. Semua hal tersebut dapat Anda lakukan dengan mudah.


Presentasi Menggunakan Template

OpenOffice.org Impress menyediakan beberapa template yang dapat digunakan sebagai contoh desain untuk presentasi Anda. Dengan menggunakan template yang telah disediakan, pembuat presentasi tidak perlu pusing memikirkan desain. Cukup klik sana, klik sini, tulis beberapa ide, dan sebuah presentasi yang indah telah dihasilkan.

Pada saat impress dijalankan, secara default, sebuah wizard akan ditampilkan untuk Anda. Pilihlah From template pada pilihan yang tersedia. Setelah itu, pilihlah template yang diinginkan dari combobox yang tersedia. Apabila Anda mengaktifkan check pada bagian Preview, maka tampilan dari template terpilih akan ditampilkan.
Memilih template yang diinginkan

Setelah itu, kliklah tombol Next. Anda memasuki langkah kedua. Di sini, Anda dapat memilih desain slide dan media output. Untuk media output, Anda dapat memilih media yang sesuai dengan kebutuhan.
Memilih desain slide

Klik sekali lagi pada tombol Next akan membawa Anda ke langkah ketiga, di mana Anda dapat memilih efek untuk transisi slide. Efek transisi slide adalah efek yang akan ditampilkan pada saat anda berpindah dari slide satu ke slide lainnya. Di langkah ketiga ini pula, Anda dapat membuat presentasi berjalan sendiri dengan pengaturan durasi waktu tertentu. Hal ini akan sangat berguna apabila Anda yakin akan waktu yang digunakan untuk mempresentasikan ide Anda. Presentasi akan kelihatan sangat profesional karena Anda bahkan tidak berpindah slide secara manual. Namun, apabila persiapan tidak matang, maka fasilitas ini akan menjadi senjata makan tuan.
Mengatur transisi slide dan tipe presentasi

Next, langkah keempat. Anda diminta untuk mengisikan beberapa informasi seputar slide presentasi dan Anda. Dan terakhir, langkah kelima, Anda akan diberikan untuk menampilkan halaman-halaman tertentu. Sebuah presentasi sederhana telah Anda hasilkan. Anda dapat mengubah tulisan yang ada di dalam template. Anda juga dapat menambahkan slide atau menghapus slide yang telah dibuat.

Presentasi Manual

Mencontoh template yang tersedia mungkin akan menjadikan waktu pembuatan presentasi menjadi singkat. Namun sayangnya, terkadang template presentasi tidak mencerminkan sesuatu yang ingin kita presentasikan. Memaksa tentunya akan membuat presentasi yang dibuat menjadi lucu. Solusinya, buat sendiri desainnya.

Pada wizard yang ditampilkan pertama kali Impress dijalankan, pilihlah Empty presentation. Kemudian kliklah tombol Create. Anda akan dibawa ke interface utama Impress. Pertama-tama, apa yang perlu dilakukan mungkin mengganti warna background. Untuk itu, pilihlah menu Format - Page. Pindahlah ke tab Background, dan pilihlah tipe background yang Anda inginkan. Sebuah dialog yang menanyakan apakah pengaturan akan dilakukan untuk seluruh slide akan ditampilkan.
Mengatur background slide

Setelah itu, Anda mungkin akan mengatur layout slide. Untuk itu, pilihlah Format - Modify Layout. Sebuah dialog akan ditampilkan untuk Anda. Pilihlah layout yang Anda inginkan, kemudian kliklah tombol OK. Kini Anda memiliki slide yang telah dilengkapi dengan layout tertentu. Ketikkanlah bahan presentasi untuk slide tersebut.
Memodifikasi layout slide

Untuk menambahkan slide, pilihlah menu Insert - Slide. Untuk mengubah nama slide, klik kananlah pada tab nama slide, dan pilihlah Rename Slide. Dengan cara yang sama, Anda dapat memilih Delete Slide untuk menghapus slide.

Menambahkan Object Lain

Orang bilang, sebuah gambar mewakili ratusan kata. Untuk itu, Anda mungkin perlu menambahkan gambar ke dalam presentasi. Untuk menambahkan gambar, pilihlah menu Insert - Graphics. Anda juga dapat menampilkan image yang disertai dengan animasi sehingga presentasi akan tampak lebih menarik.

Apabila Anda ingin menampilkan spreadsheet ke dalam slide presentasi, maka dengan memilih menu Insert - Spreadsheet, Anda akan mendapatkan area kerja Calc di dalam slide presentasi. Walau berada di dalam Impress, Anda dapat bekerja dengan spreadsheet tersebut, seperti layaknya Anda bekerja langsung pada Calc.
Spreadsheet dalam slide

Penambahan objek multimedia lain dapat dilakukan dengan mudah. Dengan Impress, Anda dapat membuat presentasi yang sebagus mungkin sesuai dengan keinginan.

Slide Show

Setelah presentasi dihasilkan, kita dapat menampilkannya secara full screen dengan fasilitas slide show. Slide show dapat diaktifkan dengan memilih Slide show - Slide show. Pengaturan tambahan untuk slide show dapat dilakukan dengan memilih menu slide show - slide show settings.
Pengaturan Slide Show

Ekspor ke Format Lain

Presentasi yang telah dibuat dapat dengan mudah diekspor ke format lain seperti PDF ataupun halaman web dengan mudah. Untuk mengekspor ke PDF, pilihlah menu File - Export as PDF. Sementara, untuk menyimpan sebagai halaman web, simpanlah dokumen dalam format HTML Document.



Salam Techno
Martinez Meinardi

Read More......

Membuat dan Menyajikan Presentasi

Pembuatan dan penyajian presentasi telah menjadi aktivitas rutin bagi kalangan pendidikan, bisnis, dan perkantoran. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi komputer yang berkembang saat ini, tugas pembuatan dan penyajian presentasi menjadi semakin mudah dan cepat.

Untuk membuat dan menyajikan presentasi yang bagus dan menarik, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan, yaitu :


  • Pemilihan aplikasi pembuatan presentasi.
  • Perencanaan materi.
  • Penguasaan aspek teknis.
  • Teknik penyajian presentasi.

Pemilihan Aplikasi Pembuatan Presentasi

Dewasa ini, aplikasi pembuatan presentasi terbagi dalam beberapa kategori. Perbedaan utama umumnya terletak pada output file yang dihasilkan dan media penyajian presentasi yang diakomodasi oleh aplikasi terkait. Kategori jenis, output file, dan media penyajian presentasi antara lain meliputi :

Aplikasi Office

Penggunaan aplikasi office disarankan bagi pembuatan dokumen presentasi secara cepat dan praktis, dengan materi presentasi yang singkat dan ringkas. Integritas aplikasi office memungkinkan penyajian grafik, tabel, dan data dapat dilakukan secara mudah. Fleksibilitas penyajian output file sangat tinggi, mengingat secara umum setiap komputer memiliki aplikasi office di dalamnya.

Microsoft PowerPoint
Microsoft PowerPoint

Microsoft PowerPoint merupakan contoh aplikasi yang sangat lazim digunakan untuk kebutuhan ini. Alternatif lain adalah aplikasi Open Office.org Impress.

Aplikasi Multimedia

Penggunaan aplikasi multimedia disarankan bagi pembuatan presentasi yang interaktif, otomatis, dan berdaya tarik. Penggunaan efek, animasi, objek grafis, serta materi audio dan video menjadi lebih optimal jika dirangkai melalui aplikasi jenis ini. Fleksibilitas penyajian output presentasi sedikit terbatas. Umumnya output file yang dihasilkan memerlukan aplikasi bantu tertentu untuk menunjang penyajiannya. Hal ini dapat diatasi penyaji dengan selalu menyiapkan source player multimedia pada kemasan modul presentasinya.

Macromedia Flash
Macromedia Flash
Macromedia Flash, adalah contoh aplikasi yang lazim digunakan untuk kebutuhan ini.

Aplikasi Dokumentasi

Penggunaan aplikasi dokumentasi disarankan bagi pembuatan dokumen presentasi dengan materi detail dan komprehensif. Aplikasi jenis ini mampu mempertahankan konsistensi presisi tampilan dan menyediakan fasilitas proteksi pada content dokumen. Fleksibilitas penyajian output file sangat tinggi, bahkan bersifat multi-platform (dapat diakses dari berbagai sistem operasi). Selain itu, output file dapat dipertukarkan dan disajikan secara aman melalui beberapa metode (misalnya via internet).
Adobe Acrobat
Adobe Acrobat

Tool PDF Maker seperti Adobe Acrobat, atau HTML Editor seperti Microsoft Front-Page merupakan beberapa alternatif aplikasi yang dapat Anda gunakan.

Berdasarkan ciri khas output dan media penyajian presentasi yang didukung oleh jenis-jenis aplikasi presentasi di atas, kini Anda dapat memperkirakan aplikasi mana yang paling sesuai dengan kebutuhan pembuatan & penyajian dokumen presentasi Anda.

Perencanaan Materi Presentasi

Perencanaan dokumen presentasi merupakan hal paling mendasar yang perlu Anda persiapkan. Beberapa di antaranya adalah :

1. Tentukan Tema dan Tujuan secara Spesifik

Meskipun Anda dimungkinkan menyusun satu dokumen presentasi dengan kandungan yang sangat komprehensif untuk berbagai keperluan, namun hal ini tidak disarankan. Pastikan Anda memiliki dokumen presentasi tersendiri dengan tema, tujuan dan misi, serta target audience penyajian presentasi yang spesifik.

2. Susun Kerangka Materi Presentasi

Ibarat merencanakan sebuah karya tulis yang dituangkan dalam sebuah kerangka karangan, maka presentasi yang baik juga harus memiliki kerangka materi yang dituangkan dalam poin-poin presentasi. Susun poin-poin utama presentasi, estimasikan jumlah dan koherensi slide-slide Anda, temasuk pertimbangan perlunya referensi-referensi pendukung.

3. Kumpulkan Materi Utama dan Pendukung

Pengumpulan materi dapat Anda persiapkan dari awal. Anda dapat mulai merangkum sumber-sumber materi yang akanAnda tuangkan. Pilih koleksi file gambar, audio, atau video sebagai objek pendukung. Siapkan tabel, grafik, dan data pendukung jika diperlukan.

4. Tentukan Aplikasi Pembuat Presentasi yang Tepat

Berdasarkan perencanaan, kerangka, dan kumpulan materi yang telah Anda siapkan di awal, maka Anda dapat memilih aplikasi pembuat presentasi yang tepat bagi penuangan materi presentasi Anda. Baca kembali tip pada bagian awal untuk memastikannya.

5. Manfaatkan Aplikasi Penunjang

Inovasi di bidang perangkat lunak dewasa ini sangat beragam. Anda dapat memanfaatkan aplikasi tertentu untuk keperluan tertentu. Pada dasarnya, output akhir yang Anda persiapkan melalui aplikasi penunjang selalu dapat Anda integrasikan ke dalam slide presentasi. Di samping memanfaatkan aplikasi penunjang bagi penyusunan materi, Anda sebaiknya juga melengkapi diri dengan berbagai aplikasi bantu bagi penyajian presentasi.

6. Tentukan Output sesuai dengan Kebutuhan

Tentukan output akhir presentasi Anda berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang telah diulas di bagian awal. Jika memungkinkan, pilih output akhir yang paling fleksibel, sehingga Anda mudah menyajikan, mengekspor, atau mengonversikan formatnya ke dalam output lainnya jika diperlukan.

Penguasaan Aspek Teknis

Selain menguasai aspek pembuatan sebuah dokumen presentasi melalui aplikasi tertentu, akan lebih ideal jika Anda juga memahami berbagai hal berkaitan dengan aspek teknis seputar penyajian presentasi. Beberapa di antaranya adalah tentang perangkat-perangkat yang diperlukan dalam menyajikan sebuah presentasi, perangkat pendukung yang dapat Anda pilih, serta teknik-teknik penggunaannya. Beberapa hal yang sebaiknya Anda pahami antara lain :

1. Pemilihan Perangkat Komputer

Peran komputer penyaji sangat dominan bagi kelancaran sebuah sesi presentasi. Pertimbangan pemilihan perangkat komputer, antara lain mengenai spesifikasi teknis komputer, jenis atau tipe komputer, kelengkapan perangkat teknologi yang terpasang, serta sistem operasi dan aplikasi penunjang yang ada di dalamnya.

2. Pemilihan Media Simpan

Media PenyimpananMedia simpan tidak hanya terbatas pada harddisk yang ada di dalam PC Anda. Pertimbangkan segi portabilitas, fleksibilitas, dan mobilitas media simpan bagi dokumen presentasi Anda. Pertimbangkan pemakaian keping optical disk, USB Flash Memory, atau bahkan server jaringan atau hosting internet.

3. Pemilihan Perangkat Display

Perangkat DisplayPerangkat display presentasi tidak hanya terbatas pada OHP. Pertimbangkan penggunaan LCD Projector, DLP Projector, atau Dual / Multi Monitor untuk berpresentasi. Tentukan juga jenis screen yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

4. Pemilihan Perangkat Pendukung

Perangkat PendukungSound system yang memadai adalah syarat mutlak bagi penyajian presentasi. Tentukan jenis perangkat sound system yang fleksibel namun berkemampuan optimal. Pertimbangkan juga pemakaian laser pointer untuk mendampingi sesi presentasi Anda. Sediakan camera pada ruang presentasi untuk keperluan dokumentasi Anda, terlebih jika Anda ingin mendistribusikan kembali moment-moment presentasi yang cukup penting untuk kolega Anda.

Cadangkan perangkat presentasi portabel kemanapun Anda berpresentasi.

Teknik Penyajian Presentasi

Sebagus apapun materi presentasi Anda, selengkap apapun perangkat presentasi yang tersedia, semua akan sia-sia jika teknik penyajian presentasi Anda tidak menarik. Beberapa tip yang kami berikan antara lain :

Kuasai Teknik-teknik Penyajian Presentasi

Temukan teknik-teknik tertentu, seperti bagaimana menyajkan presentasi melalui beberapa monitor, bagaimana menyembunyikan sajian slide secara temporer untuk mengalihkan perhatian audience dari screen ke pembicaraan Anda, termasuk bagaimana mengemas slide presentasi agar dapat berjalan secara otomatis atau dapat diakses via internet.

Simulasikan Presentasi Anda Sesering Mungkin

Jika perlu, gunakan fasilitas Timer yang tersedia pada aplikasi penyaji presentasi untuk melatih dan memastikan ketepatan waktu pemaparan setiap slide presentasi Anda.

Lengkapi Sajian Presentasi dengan Materi Tambahan

Materi atau perangkat tambahan presentasiAnda dapat mencetak dan mendistribusikan lembar handout, membagikan CD materi presentasi, atau bahkan menyertakan materi pendukung bagi audience. Hal ini dapat meminimalkan pecahnya perhatian audience karena harus mencatat point-point dan paparan Anda, menghindari tidak tertangkapnya sebagian materi presentasi yang Anda sajikan, dan tentunya menjadi salah satu media penyebaran bagi visi dan misi penyajian presentasi Anda.

Persiapkan Keberhasilan Sejak Dini

Persiapan presentasiMasuk ke ruang presentasi paling akhir bukanlah kebiasaan yang baik. Datanglah lebih awal untuk memastikan segala sesuatu telah dipersiapkan dengan baik. Sambutlah kedatangan audience dan lakukan perbincangan awal untuk lebih mencairkan suasana. Dengarkan harapan-harapan dan permasalahan mereka untuk memperoleh keuntungan materi spesifik yang akan mempertajam penyajian presentasi Anda.

Selamat berpresentasi !



 
Salam Techno
Martinez Meinardi

Read More......

Microsoft PowerPoint



Halaman ini akan berisikan artikel, tutorial, tips-tips dan informasi mengenai pembuatan presentasi menggunakan Microsoft PowerPoint.

Read More......

Powerpoint : Insert Flash (.swf) Files


Di dalam pembuatan suatu presentasi menggunakan Microsoft Powerpoint kita bisa menambahkan file-file flash (.swf) untuk membuat presentasi kita menjadi lebih cantik dan menarik. Berikut merupakan langkah-langkah memasukkan file flash (.swf) kedalam Microsoft Powerpoint menggunakan Shockwave Flash Object.


1. Pilih Menu View, Toolbars, Control Toolbox untuk menampilkan toolbars control.

Setelah itu pada control toolbox pilih More Controls


2. Akan muncul beberapa macam controls, silakan cari control untuk Shockwave Flash Object.


3. Silakan gambar object tersebut sesuai dengan yang diinginkan (lihat pada gambar).


4. Selanjutnya kita harus mengisikan alamat dari file flash (.swf) di object tersebut. Caranya adalah klik kanan pada object kemudian pilih Properties untuk menampilkan properties. Pada bagian Movie, isikan nama lengkap dari file flash yang ingin dimasukkan (misalnya : animation.swf). File flash (.swf) harus terletak pada folder yang sama dengan file powerpoint. Setelah itu tekan enter.


5. Tekan shift - f5 untuk melihat slide tersebut. File flash (.swf) sudah dapat dimasukkan dan dijalankan.

Catatan :
Untuk pengerjaan Tugas Akhir Powerpoint silakan lihat juga cara menjalankan file video format .flv menggunakan flash kemudian dilanjutkan dengan langkah-langkah diatas untuk dapat memasukkan video dengan format .flv dalam powerpoint.

Links :
Membuka video .flv menggunakan Macromedia Flash
Memasukkan file flash (.swf) ke dalam Microsoft Powerpoint
Memasukkan video menggunakan Windows Media Player Object


Read More......

Powerpoint : Insert Video

Terdapat beberapa cara memasukkan video ke dalam Microsoft Powerpoint. Dengan melalui menu Insert, Movies and Sounds atau dengan menggunakan Windows Media Player Object.
Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Insert Movies and Sounds


1. Pilih Menu Insert, Movies and Sounds, Movies from File kemudian silakan pilih video yang ingin dimasukkan.


2. Setelah itu akan keluar pertanyaan bagaimana video tersebut akan dijalankan. Automatically, artinya video akan dijalankan secara otomatis begitu slide tersebut dibuka atau When Clicked yang artinya video akan dijalankan setelah diklik terlebih dahulu.


3. Kita dapat mengatur letak dan ukuran dari object video tersebut sedemikian agar sesuai dan proporsional dengan ukuran slide yang diinginkan. Tekan shift + f5 untuk menjalankan presentasi.

Windows Media Player Object


1. Untuk memasukkan video menggunakan Windows Media Player Object caranya adalah pilih Menu Insert, Object.


2. Akan tampil window baru, pada sebelah kiri pilih Create New lalu di bagian Object Type pilih Windows Media Player kemudian tekan OK.


3. Pada slide kita akan muncul windows media player object, selanjutnya untuk memasukkan video caranya adalah klik kanan pada object tersebut pilih properties.


4. Pada bagian URL isikan alamant dan nama file video secara lengkap (misalnya : video1.avi). Sebaiknya letak file video berada pada satu folder yang sama dengan file powerpoint. Kemudian tekan Enter.


5. Untuk menjalankan presentasi tersebut tekan shift+f5

Catatan :
Untuk pengerjaan Tugas Akhir Powerpoint sebaiknya file video tersebut berada pada folder yang sama dengan folder tempat file powerpoint tersebut berada.

Links :
Membuka video .flv menggunakan Macromedia Flash
Memasukkan file flash (.swf) ke dalam Microsoft Powerpoint
Memasukkan video menggunakan Windows Media Player Object


Read More......